download xp vb dari microsoft
windows-xp-mode_20200907.zip
https://archive.org/details/windows-xp-mode_20200907
Ekstrak
7z e WindowsXPMode_en-us.exe sources/xpm
4. Ekstrak file `xpm` yang baru saja keluar:
7z e xpm VirtualXPVHD
5. Ubah namanya agar dikenali VirtualBox:
mv VirtualXPVHD WindowsXP.vhd
install virtualbox nya deb manual
https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads
Sekarang mari kita rakit "mesin waktu" Windows XP kamu. Ikuti langkah teknis ini di VirtualBox:
1. Membuat Mesin Baru
Buka VirtualBox dari menu XFCE kamu.
Klik tombol New (ikon bintang biru).
Name: Windows XP Mode
Folder: Biarkan default (biasanya di /home/debian/VirtualBox VMs).
ISO Image: Kosongkan (None).
Type: Microsoft Windows
Version: Windows XP (32-bit)
Klik Next.
2. Pengaturan Hardware (i3-3220 Friendly)
Base Memory: Berikan 1024 MB (1 GB). Ini angka "sweet spot" untuk XP di sistem dengan RAM 11 GB.
Processors: Berikan 1 CPU. Menambah lebih dari satu kadang membuat XP lama jadi tidak stabil jika tidak diatur dengan benar.
Klik Next.
3. Menghubungkan Hard Disk (.vhd)
Pilih opsi Use an Existing Virtual Hard Disk File.
Klik ikon Folder dengan panah biru di sebelah kanan dropdown.
Klik tombol Add (ikon plus).
Cari file yang kita buat tadi di:
/home/debian/.mullvad-browser/windows-xp-mode_20200907/WindowsXPMode_en-us/WinXP_Pro.vhd
Klik Open, lalu pastikan file tersebut terpilih (highlighted), kemudian klik Choose.
Klik Next, lalu Finish.
4. Sentuhan Akhir Sebelum Start (PENTING)
Sebelum klik Start, klik Settings (ikon gerigi) pada VM tersebut:
Display: Naikkan Video Memory ke 128 MB. Ini penting supaya Picom tidak lag saat merender jendela VM.
System > Motherboard: Pastikan Pointing Device diatur ke PS/2 Mouse. (XP Mode sering kali tidak mendukung USB Tablet di awal boot).
Audio: Pastikan terpilih ICH AC97.
Masuk ke Pengaturan Storage
Setelah klik Finish, VM "Windows XP Mode" akan muncul di daftar sebelah kiri VirtualBox.
Klik kanan pada nama VM tersebut, pilih Settings.
Klik tab Storage di kolom sebelah kiri.
2. Ganti Hard Disk Kosong dengan WinXP_Pro.vhd
Di panel "Storage Devices", kamu kemungkinan akan melihat ikon hard disk kosong (berwarna merah atau bertanda seru) atau file .vdi baru yang otomatis dibuat.
Klik pada file hard disk yang ada di bawah Controller: IDE atau Controller: SATA, lalu klik ikon tong sampah (Remove Attachment) di bagian bawah untuk menghapusnya.
Sekarang, klik ikon Hard Disk kecil dengan tanda plus (+) di sebelah tulisan Controller: IDE.
Pilih Add.
Arahkan ke lokasi file kamu: /home/debian/.mullvad-browser/windows-xp-mode_20200907/WindowsXPMode_en-us/WinXP_Pro.vhd.
Klik Choose.
3. Hapus Controller SATA (Wajib)
Windows XP bawaan tidak mengenal teknologi SATA secara native.
Jika kamu melihat Controller: SATA di daftar storage, klik kanan padanya dan pilih Remove Controller.
Pastikan WinXP_Pro.vhd kamu sekarang berada di bawah Controller: IDE. Jika tidak, XP akan mengalami Blue Screen (BSOD) saat booting.
4. Pengaturan Mouse agar Tidak "Nyangkut"
Karena ini Windows XP lama, terkadang kursor mouse bisa tidak sinkron atau terjebak di dalam jendela VM.
Pindah ke tab System > Motherboard.
Ubah Pointing Device menjadi PS/2 Mouse.
sudo apt update
sudo apt install linux-headers-$(uname -r)
sudo /sbin/vboxconfig
sudo usermod -aG vboxusers $USER
Masuk ke BIOS
Restart komputer Anda.
Saat layar pertama muncul (logo motherboard), tekan tombol Del atau F2 berulang kali sampai masuk ke menu BIOS.
2. Mencari Pengaturan VT-x
Setiap merk motherboard punya letak menu yang berbeda, tetapi biasanya ada di lokasi berikut:
Menu Advanced > CPU Configuration.
Cari opsi bernama: Intel Virtualization Technology, Intel VT-x, atau Virtualization Extension.
Ubah statusnya dari Disabled menjadi Enabled.
1. Cek KVM yang Sedang Aktif
Buka terminal dan jalankan perintah ini untuk melihat apakah modul KVM memang sedang berjalan: