Install Multimedia Codecs Debian Jessie

on Selasa, 28 April 2015

Install Multimedia Codecs Debian Jessie




Jessie
sudo apt-get install flashplugin-nonfree icedtea-plugin libavcodec-extra gstreamer0.10-plugins-ugly gstreamer0.10-plugins-bad gstreamer0.10-fluendo-mp3 gstreamer0.10-pulseaudio libgstreamer-perl libgstreamer-interfaces-perl


Wheezy
sudo apt-get install libav-tools libavcodec-extra-53 libavdevice-extra-53 libavfilter-extra-2 libavformat-extra-53 libavutil-extra-51 libpostproc-extra-52 libswscale-extra-2 flashplugin-nonfree ttf-mscorefonts-installer icedtea-plugin

Hapus Cache Squid dan membuat ulang

Step #1: Find Squid cache dir location

Open a terminal and then type:
# grep cache_dir /etc/squid/squid.conf
Sample outputs:
cache_dir ufs /var/spool/squid 100 16 256

Step #2: Restart Squid with an empty cache

Open a terminal and login as root user. Or use the ssh command to login to the remote server. Once logged in type the following command to shutdown squid proxy server:
# squid -k shutdown
Use the following rm command to delete the directory:
# rm -rf /path/to/dir/cache/
# rm -rf /var/spool/squid/

Please note that you need repeat the rm command for each cache_dir location you wish to empty. Next, use the following mkdir command to create directory and set permission using chown command:
# mkdir /var/spool/squid
#
chown squid:squid /var/spool/squid

A note about SELinux user

If you are using SELinux, type the following command to restestore file(s) default SELinux security contexts:
# restorecon -vr /var/spool/squid

Creating cache_dir

Finally, to re-create the cache directories, enter:
# squid -z
Sample outputs:
2013/08/24 04:24:19| Making directories in /var/spool/squid/00
2013/08/24 04:24:19| Making directories in /var/spool/squid/01
2013/08/24 04:24:19| Making directories in /var/spool/squid/02
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/03
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/04
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/05
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/06
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/07
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/08
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/09
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/0A
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/0B
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/0C
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/0D
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/0E
2013/08/24 04:24:20| Making directories in /var/spool/squid/0F

Starting squid proxy server

To start squid type:
# squid
OR
# service squid start
Sample outputs:
Starting squid:                                            [  OK  ]

Step #3: Verify Squid is running

Type the following commands:
# netstat -tulpn | grep :3128
# tail -f /var/log/squid/access.log
# tail -f /var/log/squid/cache.log

Meningkatkan Smoothing Fonts Rendering di Debian wheezy

on Senin, 27 April 2015

Sebelum


Sesudah

sudo pluma /etc/fonts/local.conf
And paste this script


http://pastebin.com/Z9Twe1VD


Lalu simpan, kemudian buka terminal
fc-cache -fv
sudo fc-cache -fv
Lalu restart
sumber http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=2145211&page=2

Instalasi dan Konfigurasi SSH Server di Debian

on Minggu, 26 April 2015

Kali ini saya akan membuat tutorial tentang SSH Server / Remote Server pada Debian. Keuntungan dari jaringan komputer yaitu memudahkan kita dalam berbagi resource hardware ataupun software yang ada. Remote Access adalah salah satu teknologi yang digunakan untuk mengakses suatu system melalui media jaringan. Sehingga kita dapat mengkonfigurasi suatu system, dimanapun kita berada asalkan terkoneksi ke Internet atau Jaringan tersebut.
Secara umum, Remote Access dibagi menjadi dua jenis;

1. Mode Desktop / GUI (Graphical User Interface), misalnya Remote Desktop, VNC, dan Radmin.
2. Mode Teks, misalnya telnet, ssh, raw, Rlogin dan serial.

1. Pertama kita lakukan instalasi

Karena kita akan konfigurasi server menggunakan mode teks. Sehingga kita harus
menggunakan Remote Access mode Teks pula, semisal SSH (Secure Shell). Karena dianggap lebih aman dalam
transfer data melalui jaringan.


# apt-get install ssh

2. Konfigurasi

Setelah aplikasi terinstall, layanan SSH Server sudah langsung bisa kita gunakan melalui port default 22. Jika ingin mengkonfigurasi SSH Server tersebut, edit file sshd_config yang merupakan file konfigurasi utama pada SSH Server. Dalam file tersebut, kita bisa merubah settingan default yang ada. Misalnya merubah port default, ataupun menambah tampilan banner ssh agar menjadi lebih menarik.

2.1. Merubah port default ssh

Edit file sshd_config berikut, kemudian cari dan rubah satu baris konfigurasi script di bawah ini.

# nano /etc/ssh/sshd_config

Lalu ubah portnya menjadi port 354

# What ports, IPs and protocols we listen for
#Port 354

3. Restart paket SSH Servernya

Setiap selesai mengkonfigurasi, restart service ssh agar semua konfigurasi dijalankan langsung.

# /etc/init.d/ssh restart

4. Pengujian
Untuk mengakses SSH Server melalui jaringan, dibutuhkan aplikasi tambahan yang dinamakan SSH Client. Secara default SSH Client ini sudah terinstall otomatis pada system operasi Debian.

4.1. Remote Access via Localhost
Jika itu pertama kali anda melakukan koneksi ke SSH Server, maka anda akan diberi RSA key untuk keamanan data.

# ssh root@localhost

RSA key fingerprint is 47:41:dd:8a:71:02:83:55:ff:e4:db:fa:9d:e8:05:54.
Are you sure you want to continue connecting (yes/no)? yes
Pada cara diatas, kita mengakses SSH Server melalui port default yakni 21. Nah, jika kita ingin mengakses SSH Server
pada port yang telah kita rubah sebelumnya, tinggal tambahkan opsi berikut.

# ssh root@localhost –p 354

3.3.2. Remote Access via Windows
Dalam system operasi Windows, secara default tidak ada aplikasi SSH Client yang terinstall. Yang ada hanyalah
aplikasi Telnet Cilent. Untuk itu kita harus mendownload aplikasi SSH Client terlebih dahulu di www.putty.nl
kemudian menjalankanya pada computer Windows seperti berikut.

Gambar 3.

Setelah masuk ke system operasi Debian, kita sudah bisa menjalankan semua pekerjaan-pekerjaan server daricomputer tersebut. Layaknya kita berhadapan langsung di depan computer tersebut.

Apabila Server sudah dapet diremote maka Instalasi dan Konfigurasi SSH Server di Debian telah berhasil.
 
 
sumber http://indrango.blogspot.com/2013/08/instalasi-dan-konfigurasi-ssh-server-di.html

Setting acces point wifi di debian wheezy menggunakan hostapd dan dnsmasq

Biarpun si jessie hari ini release, tapi harus pakai ini dulu.. karena si jessie masih ngebug di PC :D

Setting acces point wifi di debian wheezy menggunakan hostapd dan dnsmasq

Pertama install driver wifi

apt-get install firmaware-atheros

kedua install hostapd
apt-get install hostapd

Ketiga CONFIGURING HOSTAPD

pluma /etc/hostapd/hostapd.conf


pastekan berikut ini
interface=wlan0
driver=nl80211
ssid=namawifi
hw_mode=g
channel=6
macaddr_acl=0
auth_algs=1
ignore_broadcast_ssid=0
wpa=3
wpa_passphrase=password8digit
wpa_key_mgmt=WPA-PSK
wpa_pairwise=TKIP
rsn_pairwise=CCMP
Keempat install dnsmasq


apt-get install dnsmasq

pluma /etc/dnsmasq.conf

paste ini
# disables dnsmasq reading any other files like /etc/resolv.conf for nameservers
no-resolv
# Interface to bind to
interface=wlan0
# Specify starting_range,end_range,lease_time
dhcp-range=10.0.0.3,10.0.0.20,12h
# dns addresses to send to the clients
server=8.8.8.8
server=8.8.4.4
buat file di home

pluma initSoftAP
 

pastekan
#!/bin/bash
#Initial wifi interface configuration
ifconfig $1 up 10.0.0.1 netmask 255.255.255.0
sleep 2
###########Start dnsmasq, modify if required##########
if [ -z "$(ps -e | grep dnsmasq)" ]
then
 dnsmasq
fi
###########
#Enable NAT
iptables --flush
iptables --table nat --flush
iptables --delete-chain
iptables --table nat --delete-chain
iptables --table nat --append POSTROUTING --out-interface $2 -j MASQUERADE
iptables --append FORWARD --in-interface $1 -j ACCEPT
#Thanks to lorenzo
#Uncomment the line below if facing problems while sharing PPPoE, see lorenzo's comment for more details
#iptables -I FORWARD -p tcp --tcp-flags SYN,RST SYN -j TCPMSS --clamp-mss-to-pmtu
sysctl -w net.ipv4.ip_forward=1
#start hostapd
hostapd /etc/hostapd/hostapd.conf 1> /dev/null
killall dnsmasq

chmod +x initSoftAP
./initSoftAP wlan0 ppp0  # And there you go
 
© Geazzy Corner All Rights Reserved