Pengalaman pertama mengenal linux

on Kamis, 30 Juli 2009

Klik untuk memperbesar

Awal mula saya berkenalan dengan linux (seingatku) adalah sekitar tahun 2005, saat itu distro yang pernah nangkring di komputerku antara lain adalah zenwalk, igos (lupa-lupa inget lawong udah lama), tapi kesemuanya tidak bertahan lama di komputerku karena berbagai permasalahan, diantaranya mulai dari soundcard tidak dikenal, printer gak jalan, gak bisa baca partisi windows, bingung nginstal software. Akhirnya dengan sangat terpaksa aku tinggalin ntu si imut “TUX” dan berpaling ke OS jendela.

Detik demi detik berganti sekian lama aku melupakan linux dan akhirnya pertemuanku dengan linux terjadi terjadi beberapa bulan yang lalu. Peristiwa itu bermula ketika aku dimintai temenku buat nginstalin komputernya yang terkena virus, dengan berbekal cd installer os jendela akhirnya selesai juga nginstallnya. Tapi masalah baru timbul, data di partisi tidak terbaca padahal kalau saya properties hardisk tersebut masih menyimpan data. Langsung saja (intelejen mode:ON) aku memvonis bahwa ini adalah ulah si virus, dan aku mencoba scan dengan antivirus ternyata datanya tidak mau menampakkan diri. Tidak putus asa akhirnya terbersit dalam benakku, mungkin kalau dibuka dengan linux datanya bisa diambil?!.......

Kubongkar semua koleksi cd linuxku dan menemukan zenwalk dan mandriva 2007, aku melakukan eksperimen di komputerku mulai dari zenwalk, tapi zenwalk gak bisa baca partisi ntfs (mungkin karena zenwalknya versi lama). Mau nyoba mandriva tapi mandriva dalam bentuk dvd dan saya tidak mempunyai dvd rom. Tidak patah semangat aku mencoba bertanya pada teman dan disarankan pakek ubuntu, tapi tidak tahu harus kemana saya mendapatkan ubuntu. Akhirnya saya menuju warnet, dan tak terduga aku mendapatkan iso dari ubuntu 8.10 di koleksi software di warnet tersebut. Tanpa pikir panjang aku langsung burning ntu iso. Tiba dirumah langsung aku cicipin live cd ubuntu, wawh aku terkejut dengan kesaktian ni linux sound card, vga, bluetoth langsung terdeteksi. (padahal kalo di os jendela ex pe harus install driper). Ternyata sedemikian pesatnya ya perkembangan didunia open source. Tidak berhenti di situ aku jelajahi lebih jauh ni ubuntu (jujur waktu itu aku gak begitu suka dengan tampilan ubuntu yang serba cokelat, tapi sekarang sudah terbiasa). Betapa senangnya saya ketika ni ubuntu bisa read n write di pertisi ntfs dan flashdisk. Langsug aku kabari temenku bahwa sekarang saya udah bisa buka data yang terkunci oleh virus (tentu saja dengan live cd ubuntu 8.10 ) tapi ternyata datanya-datanya udah balik karena dibenerin temennya. Tapi hal inilah yang mungkin bisa disebut berkah, tanpa komputer temenku yang terjangkit virus belum tentu aku akan berjumpa linux waktu itu Dan mulailah saat itu petualanganku dengan ubuntu dimulai.

Pada awalnya aku menemui banyak kesulitan wala

upun tidak sebanyak yang dulu. Tapi berkat bantuan google dan temen-temen di milist dan berkat niat dalam hati yang kuat yang tidak ingin terjebak dalam pembajakan sedikit demi sedikit masalah dapat terselesaikan. Untuk temen-temen terimakasih bantuannya, maaf kalo saya sering kebanyakan nanya

Ini beberapa screenshot tampilan ubuntu di pc ku, dengan efek compiznya dan sedikit utak atik tentunya.....

Klik untuk memperbesar



Klik untuk memperbesar




Klik untuk memperbesar



Buat temen-temen yang mau migrasi dari windows ada sedikit tips dari saya
1. Installah linux 100%, jangan dual boot, karena apabila anda mengalami sedikit kesulitan anda akan berpaling ke windows lagi
2. Jangan pernah berprasangka buruk kalau linux itu susah sebelum anda mempelajarinya lebih jauh....
3. bergabunglah dengan komunitas linux.
4. Bekerja keras, dan tidak mudah putus asa.
5. Selamat mencoba




Maaf kalo ceritanya muter-muter, ini tulisan pertamaku di blog ini........
Untuk para senior dibenerin apabila ada banyak yang salah, masih newbie nih
Tapi linux itu menyenangkan, ditambah lagi tiddak usah repot-repot ngurusi virus kagak kaya di os jendela tentunya

Bravo linux....


 
© Geazzy Corner All Rights Reserved